Tim ilmuwan China berhasil menemukan deposit mineral bawah laut yang kaya akan kandungan emas dan perak di kawasan Pasifik barat. Penemuan ini diumumkan berdasarkan laporan dari stasiun televisi pemerintah China, CCTV, pada Jumat (11/9).
Ekspedisi Penyelaman Laut Dalam
Ekspedisi ilmiah tersebut melibatkan para peneliti dari Institut Geologi Kelautan Qingdao serta Universitas Shanghai Jiao Tong. Tim peneliti berangkat dari Shenzhen menggunakan kapal penelitian Xiang Yang Hong 10 pada 10 Agustus. Kegiatan penelitian ini berlangsung selama 18 hari dengan total melakukan tujuh kali penyelaman ke laut dalam.
Proyek ini juga melibatkan Song Shiji selaku wakil dekan Institut Teknik Kelautan Universitas Tsinghua sekaligus salah satu ilmuwan utama proyek. Berdasarkan hasil ekspedisi, deposit ditemukan di ladang hidrotermal bersuhu tinggi dalam bentuk tiga gundukan sulfida besar berbentuk kerucut.
Kandungan Mineral dan Logam Mulia
Bijih sulfida hidrotermal yang ditemukan sebagian besar terdiri dari kalkopirit, pirit, dan sfalerit. Selain itu, ditemukan pula kadar logam mulia yang dinilai sangat tinggi pada deposit mineral tersebut.
Berdasarkan data, kadar emas yang ditemukan pada deposit mineral mencapai 15,4 gram per ton bijih, sementara kadar peraknya mencapai 1,27 kilogram per ton bijih. Survei pendahuluan juga mencatat adanya puluhan lubang hidrotermal bersuhu tinggi di kedalaman 700 hingga 1.500 meter dengan suhu fluida yang keluar mencapai lebih dari 315 derajat Celsius.
Meskipun demikian, pihak pemerintah China tidak mengungkap koordinat pasti mengenai lokasi penemuan deposit mineral berharga tersebut.
Sumber berita:
- cnnindonesia.com
Judul: Ilmuwan China Nemu Tambang Emas Bawah Laut Pasifik, Nilainya Fantastis
Penulis: Tidak tercantum
Tanggal: 15 September 2026, 05.30 WIB
Artikel asli: Baca sumber
Artikel ini disusun ulang oleh redaksi Satufakta.id berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber di atas.




Tinggalkan Balasan