Api yang membakar pabrik pengolahan kayu PT Yale Woodpellet Indonesia (YWI) di Kabupaten Lamongan akhirnya berhasil dipadamkan. Total kerugian materil dari insiden ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp10 miliar.
Menurut Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid, si jago merah sudah sepenuhnya padam dan petugas langsung melanjutkan tahapan pembasahan agar tidak ada lagi sisa material yang memicu timbulnya api.
“Api sudah bisa dipadamkan yang kemudian dilakukan proses pembasahan pada lokasi kebakaran,” ujar Hamzaid pada hari Jumat (25/9/2026).
Hamzaid menjelaskan bahwa estimasi kerugian yang melampaui Rp10 miliar tersebut dihitung dari keseluruhan aset perusahaan yang dilalap api, mencakup bangunan, perlengkapan, hingga armada kendaraan.
“Adapun aset yang terbakar adalah 7 bangunan pabrik, 1 unit alat berat berupa buldozer, 1 unit kendaraan dump truk, dengan tafsir kerugian lebih Rp10 miliar,” tuturnya.
Di sisi lain, pihak kepolisian kini masih meneruskan investigasi untuk mencari tahu pemicu utama peristiwa kebakaran ini dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata di tempat kejadian.
“Penyebab kejadian masih dilakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian,” kata dia. (AB)




Tinggalkan Balasan