Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa penerapan standardisasi seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) harus dilakukan secara tepat agar tidak menjadi hambatan teknis bagi industri nasional maupun produk berorientasi ekspor.
Menurutnya, standardisasi pada dasarnya berperan penting untuk meningkatkan kualitas produk, memenuhi harapan masyarakat, serta memberikan perlindungan kepada konsumen. Kendati demikian, penerapannya perlu mempertimbangkan kebutuhan sektor industri secara cermat.
Peran Standardisasi dan Contoh Sektor Ban
Sarmuji menjelaskan bahwa regulasi standar perlu mempertimbangkan kebutuhan industri agar tidak menimbulkan hambatan teknis bagi produk yang digunakan dalam proses produksi di dalam negeri.
Sebagai contoh, ia menyebutkan produk ban yang tidak hanya diperuntukkan bagi konsumen akhir, tetapi juga berfungsi sebagai komponen penting dalam proses produksi kendaraan bermotor yang berorientasi ekspor.
Komitmen Pemerintah dalam Ekosistem Industri
Pemerintah menyatakan memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan ekosistem yang baik bagi pertumbuhan industri serta memberikan kemudahan dalam berbisnis.
Kementerian Perindustrian terus mendorong langkah-langkah strategis yang meliputi penyelarasan kebijakan, peningkatan efektivitas regulasi, percepatan pelayanan, serta penguatan koordinasi di antara para pemangku kepentingan terkait.
Sumber berita:
- ANTARA
Judul: Menperin tekankan standardisasi jangan sampai bebani industri
Penulis: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Tanggal: 8 Oktober 2026, 16.26 WIB
Artikel asli: Baca sumber
Artikel ini disusun ulang oleh Redaksi Satu Fakta berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber di atas.




Tinggalkan Balasan