Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan penjelasan mengenai fenomena antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Kota Makassar. Berdasarkan keterangannya pada Senin (14/9/2026) di Jakarta, gangguan tersebut dipastikan bukan karena persoalan kurangnya pasokan secara nasional.
Bahlil mengungkapkan bahwa cadangan BBM nasional saat ini masih berada di atas batas standar minimum, yakni di atas 20 hari. Pihaknya menilai kemunculan antrean panjang justru dipicu oleh pergeseran pola konsumsi masyarakat yang beralih dari BBM nonsubsidi menuju BBM subsidi. Selain itu, ditemukan pula indikasi penimbunan bahan bakar serta rekayasa di lapangan.
Indikasi Modifikasi Kendaraan dan Rekayasa Antrean
Pemerintah menemukan sejumlah modus dalam antrean panjang tersebut, di antaranya penggunaan kendaraan truk yang telah dimodifikasi secara khusus. Kendaraan-kendaraan itu kedapatan membawa tangki besar dengan kapasitas muat mencapai 700 liter hingga satu ton untuk mengisi BBM.
Tidak hanya itu, terdapat pula indikasi rekayasa antrean di mana kendaraan tetap sengaja ikut mengantre meskipun kondisi bahan bakar di dalam tangki belum kosong dan masih terisi sekitar 15, 10, atau 20 liter.
Kondisi SPBU di Makassar Mulai Landai
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa situasi di lapangan kini berangsur membaik. Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menyampaikan bahwa kondisi antrean di Kota Makassar sudah semakin landai dan kondusif.
Dari total 45 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang beroperasi melayani masyarakat di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80 persen di antaranya telah menunjukkan pemulihan antrean yang semakin tertib berkat kerja sama bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Sejumlah langkah penanganan telah diterapkan untuk mengurai kepadatan, meliputi penambahan jumlah operator serta jalur pelayanan, pengoperasian sebanyak 25 SPBU selama 24 jam penuh, penambahan titik penyaluran lewat SPBU Modular di Center Point of Indonesia (CPI), serta pemberlakuan sistem ganjil-genap.
Sumber berita:
- cnbcindonesia.com
Judul: Heboh Antrean Panjang BBM di Makassar, Bahlil Ungkap Penyebabnya
Penulis: Zefanya Aprilia
Tanggal: 14 September 2026, 18.25 WIB
Artikel asli: Baca sumber
Artikel ini disusun ulang oleh redaksi Satufakta.id berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber di atas.




Tinggalkan Balasan